YayBlogger.com
BLOGGER TEMPLATES

Jumat, 05 Juli 2013

Tugas Softskill ke-2

    5 Kalimat Efektif Dari Majalah dan Koran
a.       -    Desainnya buat dibuat khusus agar nyaman digunakan. (What Hi*Fi?, edisi Juni 2011, halaman 31)
-          Desainnya dibuat khusus agar nyaman digunakan.
b.      – Berikutnya kami ajak anda untuk berkenalan dengan jajaran anyar player blu-ray rilisan toshiba. (What Hi*Fi?, edisi Juni 2011, halaman 33)
-          Berikutnya kami mengajak anda untuk berkenalan dengan jajaran anyar player blu-ray rilisan toshiba.
c.       – Uang menggasak tas itu, pelaku langsung berlari ke rekannya yang menunggu diatas motor. (Poskota, Kamis 25 April 2013)
-          Setelah menggasak tas itu, pelaku langsung berlari ke rekannya yang menunggu diatas motor.
d.      – Segeralah berlangganan agar tak kehabisan! (What Hi*Fi?, edisi Juni 2011, halaman 82)
-          Segeralah berlangganan agar tidak kehabisan!
e.       – Dia jadi guru masih honorer alias masa percobaan. (Poskota, kamis 23 April 2013)
-          Dia menjadi guru masih honorer alias masa percobaan.
f.       – Padahal, jumlah penduduk Musi Rawas sendiri saat ini tak lebih dari 20.000an orang sementara luas wilayah itupun hanya 12.865km/persegi. (Harian Terbit, Rabu 1 Mei 2013)
-          Padahal, jumlah penduduk Musi Rawas sendiri saat ini tidak lebih dari 20.000an orang sementara luas wilayah itupun hanya 12.865km/persegi.
g.      – Suara agak hambar. (What Hi*Fi, edisi Juni 2011, halaman 53)
-          Suara sedikit hambar
h.      – Menanam terumbu karang itu enggak jauh beda dari menancapkan batang tanaman di tanah. (Kawanku, Kamis 2 Mei 2013)
-          Menanam terumbu karang itu tidak jauh beda dari menancapkan batang tanaman di tanah.
i.        – Putusan PT DKI Jakarta ini merupakan hasil dari banding yang diajukan tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi dan pengacara Hartati. (Kompas, Nasional, 2 Mei 2013)
-          Keputusan PT DKI Jakarta ini merupakan hasil dari banding yang diajukan tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi dan pengacara Hartati.
j.        – Kedua hal itu diimplementasikan menjadi lingkungan yang interaktif menghubungan antara sarana publik, komersial, serta rekreasi keluarga. (Kompas, Properti, 2 Mei 2013)
-          Kedua hal itu diimplementasikan menjadi lingkungan yang interaktif menghubungkan antara sarana publik, komersial, serta rekreasi keluarga.
2.      3 Kalimat yang Mengutamakan Bagian Kalimat Berupa Waktu dan Tempat
-          Keterangan Waktu
a.       Sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta, Rabu 1 Mei 2013 malam, tergenang air setelah diguyur hujan deras secara merata sejak siang. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
b.      Kemacetan parah di beberapa lokasi juga berlangsung hingga Kamis 2 Mei 2013 dini hari. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
c.       Tanggul Kali Krukut di Jalan Canadiyanti, Pela Mampang, Mampang Prapatan, juga dilaporkan jebol sekitar pukul 19.00 WIB. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
-          Keterangan Tempat
a.       Genangan tinggi juga terjadi di kawasan Pondok Jaya Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mencapai kedalaman 100 cm. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
b.      Sementara itu, di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, tepatnya di depan gerai Kemchik, air menggenan setinggi 20-30 cm. (Kompas, Megapolitan 2 Mei 2013)
c.       Arus lalu lintas dari arah Ragunan masih mengular hingga lewat tengah malam.
3.      3 Kalimat yang Menunjukan Peristiwa yang Logis dan 3 Kalimat yang menunjukan penegasan dengan pengulangan kata
-          Peristiwa Logis
a.      Peristiwa itu bermula dari aktivitas jalan-jalan yang biasa dilakoni unta bersama pawangnya Abdullah.
b.      Unta itu tiba-tiba terkejut ketika seorang pekerja sirkus menjatuhkan kunci inggris.
c.       Suara kunci yang berdentam itu mengagetkan unta dan membuatnya lari kearah perempatan jalan yang ramai.
-          Penegasan
a.       Priyo mengatakan, DPR tidak punya kewenangan untuk menyetujui atau tidak menyetujui kenaikan harga BBM. (Kompas, Bisnis, Rabu 1 Mei 2013)
b.      Menurut Presiden, kenaikan harga BBM akan dilaksanakan jika DPR setuju. (Kompas, Bisnis, Rabu 1 Mei 2013)
c.       Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, pemerintah melempar bola panas, termasuk resiko politik dari kenaikan harga BBM, ke DPR. (Kompas, Bisnis, Rabu 1 Mei 2013)
4.      5 Kalimat yang didalamnya terdapat pengulangan subjek kalimat yang tidak diperlukan
-          Setelah saya periksa ke dokter ternyata saya mengalami alergi yang disebabkan teh, kopi, wortel, cumi, udang, bandeng, susu, debu, kedelai, dan lain-lain. (Kompas, Female, 9 November 2012)
-          Tapi kelemahan saya, saya kurang percaya diri, minder, pemalu. (Kompas, Female, 13 November 2012)
-          Artinya, Anda menerima apapun kelebihan dan kekurangan yang melekat pada diri Anda selama ini. (Kompas, Female, 13 November 2012)
-          Hal apakah dari diri saya yang kurang disukai orang lain atau teman saya? (Kompas, Female, 13 November 2012)
-          Selama ini saya tidak pernah bermasalah dengan kulit saya. (Kompas, Female, 9 November 2012)
5.      Kalimat dengan variasi pembukaan :
a.      Frase keterangan tempat : Indonesia dinilai masih layak untuk penanaman modal. (Kompas, Selasa 27 November 2012, halaman 17)
b.      Frase keterangan waktu : Hari kamis lalu sehari setelah dipuji dunia karena berhasil memaksa Israel dan Hamas untuk melakukan gencatan senjata. (Kompas Tajuk Rencana, Selasa 27 November 2012, halaman 6).
c.       Frase keterangan cara : Itu pun mereka harus mengangkat kakinya ke atas kursi agar tidak terkena air. (Kompas, Megapolitan, 2 Mei 2013)
d.      Frase verbum

e.       Partikel penghubung : Kalau pemerintah tidak mau ambil keputusan, risiko ekonominya tanggung jawab pemerintah. (Kompas, Bisnis, Rabu 1 Mei 2013)

Tugas Ke-4 Softskill

Membuat artikel argumentative dengan topik “Berbahasa Sesuai dengan Ranah Pemakaiannya”
Dwita Astiti Putri (12110224)

Opini peratama : Dampak globalisasi terhadap penggunaan bahasa
Dalam era globalisasi sekarang ini sedikit banyak mempengaruhi kita dalam berbagai hal seperti budaya kita yang sudah mulai kebarat- baratan, lalu dari segi pakaian kita yang mulai berani untuk buka- bukaan dan yang terakhir yang utama adalah dari segi bahasa karena dengan menggunakan bahasa kita berkomunikasi. Pada era globalisasi sekarang ini Bahasa Indonesia mulai bergeser dari makna yang seharusnya. Sudah tidak banyak lagi anak yang menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Mereka lebih bangga jika menggunakan Bahasa Inggris karena gengsi jika tidak bisa Bahasa Inggris atau mereka mencampur keduanya menjadi bahasa gado- gado. Penggunaan bahasa yang campur- campur ini pun juga terjadi pada media elektronik kita yang menggunakan bahasa tersebut dengan dalih era globalisasi ini sehingga orang bebas untuk berbahasa. Perkembangan globalisasi yang sangat pesat makin menggeser lagi bahasa daerah, penggunaan bahasa daerah ini dianggap kampungan dan sangat ketinggalan jaman. Apalagi di kota besar seperti Jakarta orang yang menggunakan bahasa daerah sangat kampungan dan tidak keren tentunya. Hal ini bila terus menerus dibiarkan akan sangat berbahaya karena akan berpengaruh ke hal yang lainnya seperti kebidayaan kita yang akan tergusur. Tergusurnya kebudayaan daerah hilangnya bahasa daerah berarti hilangnya kebudayaan daerah. Itu akan menimbulkan kekosongan/ kehampaan kebudayaan (cultural void), ini akan mencengkeram masyarakat. Sebagaimana kita ketahui, bahasa adalah jaringan sentral kebudayaan, di samping sebagai salah satu produk kebudayaan itu sendiri. Penggantian budaya yang sudah mapan dan berakar oleh budaya lain yang baru dan asing bisa menjadi fatal, ini akan menjadi krisis identitas yang amat serius. Konon masyarakat yang kehilangan budayanya akan dihinggapi penyakit kehilangan kepercayaan diri, masyarakat itu akan selalu bergantung kepada orang lain, akan mencari tuntunan orang lain di dalam membuat putusan-putusan. Untuk itu hendakya mulai dari sekarang ini kita budayakan kembali berbahasa Indonesia yang baik dan benar yang sesuai dengan maknanya, agar bahasa kita tida semakin tergusur dengan bahasa asing. Kita tumbuhkan kembali kesadaran masyarakat kita untuk lebih “membahasakan” bahasa kita sendiri dan lebih nasionalisme lagi.
 

Kamis, 13 Juni 2013

Bahasa Indonesia 2

Tugas Softskill Ketiga
Nama Kelompok : Amorezky Hartami (10110616)
                             Dimas Andaru Purnomo (12110023)
                             Dwita Astiti Putri (12110224)
Kelas : 3KA02

1. Mengapa fungsi komunikasi bahasa disebut fungsi dasar ? Mengapa pula disebut fungsi utama ?
Bahasa disebut fungsi dasar karna pada dasarnya bahasa merupakan alat kita berkomunikasi, berinteraksi antar manusia satu sama lain sebagai alat mengekspresikan diri kita. Dengan bahasa juga kita lebih mengenal dunia maka dari itu bahasa sangat diperlukan sebagai dasar kita untuk mengenal dunia luar atai individu lain sebagai alat bersosialisasi. Dan mengapa juga bahasa disebut fungsi utama karena tanpa bahasa tentunya kita tidak dapat bersosialisasi atau beradaptasi dengan lingkungan sekitar kita, bahasa sebagai alat utama untuk kita bisa berkomunikasi atau sebagai contoh bila kita ingin bekerja di suatu perusahaan asing maka kemampuan bahasa asing kita tentu diutamakan karena kita sebagai orang Indonesia dan bila kita ingin berpergian ke luar negeri tentu kemampuan berbahasa yang baik dan benar sangat diutamakan sekali.


1.      2. Sebutkan 3 contoh alat komunikasi sosial yang bukan bahasa dan jelaskan fungsinya !
a)      Lonceng

Lonceng adalah suatu peralatan sederhana yang digunakanuntuk menciptakan bunyi. Bentuknya biasanya adalahsebuah tabung dengan salah satu sisi yang terbuka dan bergema saat dipukul. Alat untuk memukul dapat berupa pemukul panjang yang digantung di dalam lonceng tersebutatau pemukul yang terpisah. Menurut KBBI, loncengmemiliki dua pengertian, pertama lonceng adalah semacam bel yang dibunyikan untuk menentukan waktu ataumemberitahukan sesuatu, sedangkan pengertian yang kedua,lonceng adalah jam besar atau arloji. Lonceng-lonceng besar pada umumnya terbuat darilogam namun lonceng-lonceng kecil dapat pula terbuat dari keramik atau porselen.Dahulu lonceng digunakan untuk mengabarkan suatu berita kepada masyrakat dansebagai penanda waktu. Lonceng juga digunakan oleh umat Kristiani untuk memberitanda waktu beribadah, biasanya dibunyikan tiga kali, pada pukul 06.00. 12.00, dan18.00. Lonceng digunakan pertama kali dalam gereja Katolik sekitar tahun 400 masehi,dan dianggap diperkenalkan oleh Paulinus, Uskup Nola, sebuah kota di Campania, Italia.Penggunaannya menyebar luas dengan cepat dan tidak hanya digunakan untuk mengumpulkan umat dalam acara keagamaan, tetapi juga sebagai peringatan ketika ada bahaya.

b)      Kulkul

Kulkul adalah alat komunikasi tradisional masyarakat Bali, berupa alat bunyian yang umumnya terbuat dari kayu atau bambu dan benda peninggalan para leluhur. Di setiap organisasi tradisional di Bali terdapat setidaknya sebuah kulkul. Selain di Bali, Kulkul yang lazimnya disebut dengan kentongan terdapat hampir di seluruh pelosok kepulauan Indonesia.

Ø   Fungsi
Kulkul memunyai fungsi yang berkaitan erat dengan kegiatan banjar. Berikut merupakan beberapa fungsi dari kulkul:
a. Tanda Pertemuan Rutin
Masyarakat Bali biasanya melakukan pertemuan rutin sebulan sekali pada setiap banjar. Menjelang hari pertemuan, didahului dengan memukul kulkul dengan sebuah alat pemukul dari kayu. Suara kulkul akan terdengar sampai ke pelosok banjar. Suara tersebut merupakan panggilan kepada warga untuk segera berkumpul di tempat yang sudah disepakati bersama.
b. Tanda Pengerahan Tenaga Kerja
Selain sebagai tanda pertemuan, bunyi kulkul juga mengandung arti untuk pengerahan tenaga kerja. Pengerahan tenaga kerja tersebut ada yang sudah direncanakan, dan ada pula yang sifatnya mendadak. Contohnya gotong royong membersihkan desa, mempersiapkan upacara di pura bagi masyarakat Bali, dan mencuci barang-barang suci adalah bentuk-bentuk pengerahan tenaga kerja yang sudah direncanakan. Pengerahan diawali dengan terdengarnya suara kulkul, warga pun segera berkumpul dan bersama-sama melakukan aktivitas membersihkan desa. Sedangkan pengerahan tenaga kerja yang sifatnya mendadak umumnya menanggulangi kejadian yang tiba-tiba menimpa banjar. Kejadian itu dapat berupa kebakaran, banjir, orang mengamuk, dan pencuri. Bunyi kulkul terdengar cepat dan panjang. Ini sebagai isyarat supaya warga segera datang atau berjaga-jaga karena ada bahaya mengancam.
c. Tanda Gejala Alam
Di samping sebagai tanda pertemuan rutin dan pengeran tenaga kerja, kulkul sering kali digunakan ketika terjadi gejala alam seperti gerhana bulan yang akan disambut oleh seluruh banjar dengan membunyikan kulkul. Masyarakat Bali berkeyakinan bahwa gerhana bulan terjadi karena bulan dimangsa oleh Kalarau. Bunyi kulkul yang menggema di seluruh Bali akan menghilangkan konsentrasi Kalarau sehingga ia akan melepaskan bulan kembali.

c)      Bedug


Bedug adalah alat musik tabuh seperti gendang. Bedugmerupakan instrumen musik tradisional yang telah digunakansejak ribuan tahun lalu, yang memiliki fungsi sebagai alatkomunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritualkeagamaan maupun politik. Di Indonesia, sebuah bedug biasadibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu salat atausembahyang. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira-kira satu meter atau lebih. Bagian tengah batangdilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang.Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapatterdengar sampai jarak yang cukup jauh.

3   Bahasa Indonesia mempunyai empat jenis definisi, yaitu definisi nominal, formal, operasional, dan luas. Jelaskan ke 4 jenis definisi tersebut dan tuangkan jawabannya dalam sebuah teks dengan topik Teknologi Informasi atau yang terkait dengan bidang studi kalian. Tulisan dibuat secara singkat dan jelas!
·         Definisi Nominal:  Definisi ini biasa digunakan dalam kamus. Dalam definisi ini suatu kata dibatasi dengan kata lain yang merupakan sinonimnya (padanan), lalu dengan terjemahannya atau menunjukkan asal katanya (etimologi), atau dengan asal-usul sebuah kata.
Contoh :
-          Alat komunikasi adalah handphone
-         Computer sekarang lebih berkembang dengan ukurannya yang lebih kecil yaitu computer jinjing atau laptop
-          Mozilla dan google chrome merupakan browser

·         Definisi Formal: Disebut juga definisi terminologis, yaitu definisi yang disusun berdasarkan logika formal yang terdiri tiga unsur. Ketiga unsur tersebut harus tapak dalam definiens. Struktur formal diawali dengan klasifiksi, diikuti dengan menentukan kata yang akan dijadikan definiendum, dilanjutkan dengan menyebutkan genus, dan diakhiri dengan menyebutkan kata-kata atau deskripsi pembeda. Pembeda harus lengkap dan menyeluruh sehingga benar-benar menunjukan pengertian yang sangat khas dan membedakan pengertian dari kelas lain.
Contoh :
-    HTML atau Hyper Text Markup Language merupakan adalah bahasa dari Worl Wide Web (www) yang dipergunakan utntuk menyusun dan membentuk dokumen agar dapat ditampilkan pada program web browser.
-  Website adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet.
·         Definisi Operasional: Batasan pengetian yang dijadikan pedoman untuk melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan, misalnya penelitian. Oleh karena itu, definisi ini disebut juga definisi kerja karena dijadikan pedoman untuk melakasanakan sustu penelitian atau pekerjaan terntentu. Definis ini disebut juga definisi subjecktif karena disusun berdasarkan keinginan orang yang akan melakukan pekerjaan.
Contoh :
Research yang dilakukan oleh para penelitii Universitas Gunadarma terhadap 100 mahasiswanya untuk mengetahui ketertarikan mahasiwa terhadap jurusan yang mereka ambil.

·         Definisi Luas: Definisi ini merupakan uraian panjang lebar, bisa satu paragraph, satu bab, atau bisa meliputi seluruh karangan. Definisi ini diperlukan bila kita berhadapan dengan suatu konsep yang amat rumit, yang tidak bisa dijelaskan dengan kalimat yang pendek.
Contoh:
Presentation Layer
Lapisan ini melakukan hanya suatu fungsi tunggal: translasi dari berbagai tipe  sistem. Layer ini pada dasarnya adalah penerjemah, pengkodean dan pengkonversi. Teknik transfer data yang berhasil adalah dengan mengadaptasi data tersebut ke dalam format standar sebelum dikirim. Standar yang digunakan untuk mengatur presentasi grafis, film dan suara adalah sebagai berikut : PICT, TIFF, JPEG, MIDI, MPEG, QUICK TIME, RTF.

4. Bacalah surat kabar dan majalah. Cari dan temukan paragraph argumentasi yang deduktif dan induktif !
Deduktif : Akibatnya pengawasan di TPS sangat longgar, "Jadi ini harus diatasi tidak hanya melihat UU, tidak ada solusinya", katanya seusai rapat dengan RDP antara Barwaslu dan Komisi III di Gedung DPR, Jakarta kemarin. Karena itu, dia menilai harus ada keputusan politik yang dapat menyelesaikan persoalan ini. (Sindo, 13 Juni 2013)

5. Cari dan temukan paragraph atau wacana campuran : deskripsi, narasi, argumentasi, baik yang deduktuif maupun yang induktif !
Narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu kejadian atau peristiwa. 
Ciri-cirinya: ada kejadian, ada pelaku, dan ada waktu kejadian.  
Contoh: Anak itu berjalan cepat menuju pintu rumahnya karena merasa khawatir seseorang akan memergoki kedatangannya. Sedikit susah payah dia membuka pintu itu. Ia begitu terkejut ketika daun pintu terbuka seorang lelaki berwajah buruk tiba-tiba berdiri di hadapannya. Tanpa berpikir panjang ia langsung mengayunkan tinjunya ke arah perut lelaki misterius itu. Ia semakin terkejut karena ternyata lelaki itu tetap bergeming. Raut muka lelaki itu semakin menyeramkan, bagaikan seekor singa yang siap menerkam. Anak itu pun memukulinya berulang kali hingga ia terjatuh tak sadarkan diri. 
Deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan suatu objek sehingga pembaca seakan bisa melihat, mendengar, atau merasa objek yang digambarkan itu. Objek yang dideskripsikan dapat berupa orang, benda, atau tempat. 
Ciri-cirinya: ada objek yang digambarkan.  
Contoh: Perempuan itu tinggi semampai. Jilbab warna ungu yang menutupi kepalanya membuat kulit wajanya yang kuning nampak semakin cantik. Matanya bulat bersinar disertai bulu mata yang tebal. Hidungnya mancung sekali mirip dengan para wanita palestina.
Argumentasi adalah paragraf yang mengemukakan suatu pendapat beserta alasannya. 
Ciri-cirinya: ada pendapat dan ada alasannya.  
Contoh: Keberhasilan domain itu memang tidak mudah diukur. Sebab, domain tersebut menyangkut hal yang sangat rumit, bahkan terkait dengan "meta penampilan" siswa yang kadang-kadang tidak kelihatan. Membentuk karakter manusia memang membutuhkan pengorbanan, sebagaimana yang dilakukan negara-negara maju seperti Jepang, Singapura, dan Malaysia. Mereka bisa maju karena memiliki banyak orang pintar dan berkarakter.



Resume Artikel "Korpus Daring Bahasa Indonesia"

a. Latar Belakang

Pada tugas softskill bahasa indonesia kali ini saya mengambil masalah penelitian bahasa menggunakan tools korpus yang dimana ada sebuah permasalah dari artikel yang ditulis oleh Wahyu Adi Putra Ginting. Disini penulis artikel ingin membuat korpus daring sebagai jalan keluar perkara korpus Bahasa Indonesia karena, teknologi komputer adalah perkakas yang sudah sangat lazim digunakan saat berurusan dengan pembangunan sebuah korpus linguistik. Oleh karena itu, data yang ada dalam sebuah korpus bahasa itu pun berupa data komputer. Data ini biasanya terlalu besar atau banyak bila ingin dicetak. Sebagai contoh, ada satu korpus daring bahasa Inggris-Amerika, bernama Corpus of Contemporary American English (COCA) ), yang memiliki data sebanyak 410 juta kata . Masa data sebanyak itu tidak mungkin dicetak, maka dari itu jaringan Internet adalah alat yang tepat untuk memasyarakatkan korpus bahasa. Di Internet sendiri, selain COCA banyak sekali beredar korpus bahasa. 
  Disini penulis ingin membangun korpus Bahasa Indonesia dalam bentuk daring dan juga sebagai usaha untuk menerangkan dengan ringkas-jelas apa itu korpus bahasa, menyebarkan kesadaran akan pentingnya sebuah korpus Bahasa Indonesia, dan juga sebagai bentuk apresiasi dan dukungan penulis terhadap cita-cita teman dari penulis ini, Ivan Lanin

B. Tujuan 
Tujuan dari pembuatan korpus daring bahasa tersebut adalah karena keberadaan korpus sangatlah dibutuhkan. Korpus dapat menjadi sebuah sumber, sebuah lumbung yang menyimpan rekaman-rekaman penggunaan praktis bahasa tertentu. Korpus dapat pula digunakan sebagai data-keras untuk membuktikan gejala-gejala kebahasaan yang terjadi pada suatu bahasa, gejala peyorasi atau ameliorasi makna kata, contohnya. Teks-teks yang tersimpan dalam sebuah korpus dapat dijadikan acuan untuk memeriksa alur perubahan peyoratif atau amelioratif dari makna kata tertentu. Tentunya, akan sangat menyusahkan bila kita harus mencari acuan tersebut dalam buku-cetak maka dibuatlah korpus tersebut. Hal lain yang harus diperhitungkan dalam penciptaan sebuah alat adalah ketersediaan akses terhadap alat tersebut. Alat bagus akan menjadi kurang berfaedah bila tak dapat digunakan oleh khalayak banyak. Dalam konteks inilah penulis berpikir bahwa konsep daring dapat menjadi jawaban untuk akses sebuah korpus bahasa.

C. Target  
Target dari pembuatan korpus ini adalah semua elemen masyarakat yang menggunakan korpus bahasa dengan tekhnologi komputer dan perusahaan- perusahaan pusat bahasa.  Penulis juga  memiliki gagasan  tentang keinteraktifan korpus daring Bahasa Indonesia. Korpus yang nantinya akan dibangun itu baiknya sebuah korpus yang  mempunyai keinteraktifan. Dalam arti, ada jalur yang disediakan oleh pengelola korpus daring tersebut bagi pengunjung yang ingin mengajukan tambahan data. Sebuah korpus bahasa tentunya bukanlah sebuah lumbung mati. Selayaknya bahasa, korpus tersebut pastilah harus terus berkembang, baik dari segi jumlah atau pun keragaman jenis datanya. Sebuah bangunan sebesar korpus bahasa tentunya tidak bisa dipeliharasendirian’.

D. Metode 
Metode pembuatan korpus ini sebetulnya sangat mirip dengan metode pengarsipan. Yang diarsipkan tentulah bahasa dengan berbagai unsurnya: kata, frasa, idiom, ungkapan, dll, dari bertumpuk-tumpuk teks yang ada. Cara pengarsipannya adalah pertama-tama, karena data yang digunakan sangatlah banyak, umumnya teknologi yang digunakan untuk mengarsipkan bahasa adalah teknologi komputer. Penjelasan berikutnya seperti ini: Misalkan kita ingin membangun korpus dari sumber teks yang berupa novel-novel berbahasa Indonesia. Novel-novel ini dikumpulkan menurut periode penerbitannya, misalnya: novel-novel Indonesia yang terbit di periode tahun 1990-2010. Korpus yang akan dibangun adalah lumbung yang akan menampung seluruh teks yang ada di novel tersebut. Dalam bentuknya yang paling kecil, tentunya yang diarsipkan adalah kata. Maka, tentu juga kita akan punya banyak sekali data. Pengarsipan dilakukan dengan mendaftar kata-kata tersebut  secara alfabetis: dari A-Z. Jadi nanti ketika kita ingin mencari kata, misalnyacorak, maka kita akan menemukan kata tersebut, salah satunya, dalam novel Dadaisme karya Dewi Sartika (terbit tahun 2004), pada halaman 148. Satu lagi informasi yang biasanya ada dalam korpus bahasa adalah kekerapan munculnya suatu kata dalam kumpulan teks yang menjadi sumber bahan korpus tersebut. Jadi, kita bisa tahu berapa kali sebuah kata muncul dalam satu teks tertentu atau dalam seluruh kumpulan teks.

E. Hasil 
Sehubungan dengan kamus, korpus dapat juga dipakai sebagai bahan untuk menunjang konteks makna sebuah kata sebab korpus dapat juga berisi daftar kata dalam lingkungannya di sebuah teks, baik lisan maupun tertulis. Singkatnya korpus merupakan sebuah alat persis sebagaimana hakikat sebuah mesin bagi manusia alat untuk membantu penyelesaian sebuah pekerjaan.

F. Kesimpulan 
Kesimpulan dari penulis adalah bahwa sebuah korpus bahasa tentunya bukanlah sebuah lumbung mati. Selayaknya bahasa, korpus tersebut pastilah harus terus berkembang, baik dari segi jumlah atau pun keragaman jenis datanya. Sebuah bangunan sebesar korpus bahasa tentunya tidak bisa dipeliharasendirian’. Sewaktu mengajukan gagasan ini pada temannya, penulis memberi contoh tentang pembuatan Oxford English Dictionary yang legendaris itu. Kamus tersebut adalah kamus etimologis lengkap yang menyertakan contoh pemakaian setiap lema lewat teks-teks empiris (teks-teks yang memang ada dalam bentuk cetakan). Pengerjaannya melibatkan banyak sekali sukarelawan dan berton-ton buku. Para sukarelawan inilah yang membantu para penulis kamus mendata kata-kata yang pernah ada dalam teks-teks tertulis bahasa Inggris. Kenyataan ini memberi penulis ide tentang sifat interaktif untuk kamus daring Bahasa Indonesia. Mengapa tidak melibatkan penutur untuk ikut menyumbang, yang juga berarti memelihara pertumbuhan, korpus Bahasa Indonesia? Sumbangan baru tersebut, selain membantu para pengelola untuk mengembangkan korpus, juga menciptakan semacam rasa memiliki dalam diri para penutur Bahasa Indonesia. Bukankah ini (salah-)satu cara untuk memantapkan rasa percaya diri penutur terhadap bahasanya sendiri.

Sumber :
Resume tersebut dikutip dari sebuah artikel yang ditulis oleh Wahyu Adi Putra Ginting yang berjudul Korpus Daring Bahasa Indonesia” yang ditulis pada 21 November 2010.  Berikut ini alamat websitenya http://lidahibu.com/2010/11/21/korpus-daring-bahasa-indonesia/